Batubara, (
Analisa) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) dan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Batubara sependapat dengan DPD Partai Golkar, minta Gubsu Drs Rudolf M Pardede untuk tidak lagi menunda jadwal waktu pelantikan anggota DPRD Batubara.
Ketua DPD PAN Batubara Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA saat dihubungi Rabu (23/1) mengatakan, sesuai keputusan panitia musyawarah (Panmus) bersama pimpinan DPRD dan Ketua-ketua Fraksi DPRD Asahan baru-baru ini, Gubsu diminta melantik anggota DPRD Batubara Senin (28/1).
Meski yang diajukan KPUD Asahan kepada Pj Bupati Batubara dan Gubsu jumlah anggota DPRD Batubara belum lengkap, hanya 32 dari 35 jatah yang tersedia, bukan berarti alasan Gubsu untuk meunda jadwal pelantikan itu.
Jangan karena ada masalah interen dalam satu partai, yang lainnya ikut jadi korban, ujar Yahdi Khoir yang juga adalah anggota DPRD Asahan itu.
Demikian juga pendapat Ketua DPD PKS Batubara Ahmad Hadian. Saat dihubungi terpisah Ahmad Hadian mengaku banyak agenda yang akan dibahas anggota DPRD Batubara. Baik jangka panjang maupun jangka pendek.
Di antaranya yang amat penting adalah pembahasan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Sebagai daerah yang baru dimekarkan dari Asahan, Batubara tentu memerlukan peraturan daerah (Perda). Menata berbagai aspek dan sektor yang ada di daerah dan lainnya.
Belum lagi memilih pimpinan dewan, komisi, fraksi dan lainnya. Semuanya memerlukan waktu tidak sebentar. Bila jadwal pelantikan anggota dewan tertunda, maka akan tertunda pulalah membahas berbagai masalah itu, ujar Ahmad Hadian.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Batubara H Surya D BSc juga sudah meminta agar Gubsu Drs Rudolf M Pardede segera melantik anggota DPRD daerah yang baru dimekarkan dari Asahan itu.
Seperti yang dijelaskan, rencana pelantikan anggota DPRD Batubara pada 28 Januari 2008 setelah beberapa kali jadwal tertunda, bersamaan dengan pelantikan anggota DPRD Asahan Pengganti Antar Waktu (PAW).
PAW anggota DPRD Asahan itu menyusul pindahnya belasan anggotanya ke Batubara sesuai dengan asal tempat daerah pemilihan mereka pada Pemilu 2004.
Sesuai hasil Pemilu 2004 dan daerah pemilihan baru, di Batrubara anggota DPRD, 8 kursi Partai Golkar, 6 PPP, 5 PDI-P, 4 PBR, 3 PAN, 3 PKS, 2 Demokrat dan lainnya masing-masing satu kursi, PBB, PDS, PDKB dan Patriot Pancasila. (al)
pembelabumi said:
apakah batubara news mengunduh berita dari koran sudah melakukan kesepakatan dengan koran yang dipublikasikan. atau hanya comot saja
Heboh said:
waduh boss, saya baru baca (dulu terlewatkan) …
jawaban atas pertanyaan anda di
http://beritaheboh.wordpress.com/2007/11/06/bagaimana-sih-supaya-muncul-di-blog-of-the-day/
boleh saja copy artikel dari sumber manapun selama:
- disebutkan sumbernya
- tidak untuk komersial (blog anda terima iklan bayar)
Untuk situs komersial, anda harus meminta ijin dari situs sumber berita.
Salam
BH