Minta Ujian Penerimaan CPNS Diulang

Feb 7th, 2008 by batubaranews | 3

Usai Pengumuman, Sejumlah Pejabat Tak Mengantor

LIMA PULUH (BARA POS) Pasca pengumuman hasil ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kab. Batu Bara, 29 Januari lalu, sejumlah peserta yang dinyatakan tidak lolos meminta ujian diulang. Pasalnya, hasil yang diumumkan Pemkab Batu Bara dinilai tidak aspiratif dan diduga sarat KKN. Hal tersebut dikuatkan dengan berkembangnya isu gentayangan calo-calo yang menjanjikan kelulusan bagi peserta ujian dengan nilai Rp80-Rp120 juta.
Berdasarkan pantauan BARA POS, dari 86 formasi penerimaan hanya berkisar 20an orang putra daerah yang dinyatakan lolos. Selebihnya diperkirakan berasal dari daerah luar Kab. Batu Bara seperti Medan, Binjai, T. Tinggi, Sergai, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, T. Balai dan P. Sidempuan.
Selain itu, dari sejumlah nama putra daerah yang dinyatakan lolos diiusukan anak Pj Bupati Batu Bara Sofyan Nasutioan, Vina Ananda Vagita dari jurusan S1 Akutansi dan Pembangunan lolos di Batu Bara. Namun, sayangnya, ketika isu itu hendak dikonfirmasi kesejumlah pejabat, sehari setelah hasil ujian diumumkan tidak seorangpun pejabat  teras Pemkab Batu Bara yang berhasil ditemui seperti, Pj Bupati Sofyan Nasution, Setdakab Sofyan MM, Asisten I Iskandar, Asisten II Abdul Gani, Kabag Kepegawaian Radiansyah, dan Kabag Umum Dainuri. Bahkan, aktivitas pemerintahan beberapa hari itu dinilai lumpuh.
Sebelumnya, informasi yang berhasil dihimpun, BARA POS menyebutkan, saat pelaksanaan ujian peserta dilarang mengisi beberapa poin yang tertera dalam lembaran jawaban. Bahkan sebelum ujian dilangsungkan esok harinya,  malam itu lembaran soal ujian diinapkan di kantor Bupati dengan pengawalan seadanya.

Salah seorang peserta ujian CPNS 2008 di Batu Bara jurusan kesehatan yang tak disebut namanya mengaku, dirinya dari awal telah menduga pelaksanaan ujian penerimaan CPNS curang, karena berdasarkan pengalaman sebelumnya di Kab Asahan mekanisme pengisian lembaran jawaban berbeda.
Selain itu, dalam pengisian lembaran jawaban bagi peserta ujian disarankan untuk mengosongkan sebagian kolom kode peserta seperti, tamatan, bidang dan jurusan yang dipilih. Padahal menurutnya, pengisian kolom kode secara lengkap merupakan bagian terpenting dalam pemeriksaan secara computer. Dan berharap, agar ujian penerimaan CPNS diulang.
Anehnya pengosongan kolom kode hanya dialami para peserta ujian di wilayah Kab Batu Bara, sementara daerah diluar Batu Bara pengisiannya disesuaikan dengan pengalamannya terdahulu, saat mengikuti ujian CPNS di Asahan.
Senada dikatakan, salah seorang peserta ujian, jurusan keguruan yang juga meminta namanya disimpan, mengaku beberapa kolom kode disarankan pengawas untuk dikosongkan pengisiannya.
Padahal menurutnya, jika kode itu dikosongkan dikhawatirkan perlengkapan persyaratan pemeriksaan tidak dapat diterima computer sehingga upaya yang dilakukan hampa, apalagi soal yang diujikan sebagian besar tidak berkaitan dengan jurusan yang dilamar.
Berbeda dengan pengakuan peserta yang memilih jurusan teknis mengatakan, kolom kode pada lembaran jawaban terisi semua sesuai yang diarahkan pengawas ujian. (ta hidayat/kamel)

  • Share/Bookmark

3 Comments on “Minta Ujian Penerimaan CPNS Diulang”


  1. Andika said:

    Wah, ente juga rasialis friend…
    Pantas aja hidup ente gitu-gitu aja..
    Isu putra daerah dah kuno friend…
    Gua sekarang hidup dan bekerja di Papua, tapi saya lahir dan besar di Indrapura.

    Melek dikit kawann
    Dunia gak kecil


  2. rrheina said:

    hei frend……..lo aja yang kuno kali
    zaman skrg tu semua cara dihalalkan oleh orang
    apalagi para pejabat yang wewenang sesukanya aja meluluskan orang2 yang dekat dengannya
    isu putera daerah juga masuk akal fren…….
    kalo menurut pengalaman elo yang kerja di papua tapi lahir di Indrapura tu urusan loe.
    setiap kabupaten ataupun wilayah kerja lainnya tu mempunyai peraturan yang berbeda2
    mungkin aja di papua tempat elo bekerja tu beda peraturannya
    atau di sana membutuhkan orang2 kota yang handal untuk memajukan papua, makanya elo diterima disana kale….

    elo tu yang mesti melek dan liat keadaan dunia zaman sekarang
    abis elo kebanyakan tinggal di desa yang kuno jd gk tau perkembangan zaman kale…
    dunia ini emank gk kecil, tapi pergaulan elo aja kale yg kecil


  3. bang midun said:

    sifat alami manusia..kalau kalah pasti ngiri..pasti nyerca terus..

    coba kalau menang..pasti diam seribu bahasa,,

    mau sampe kapan..besok2 kalau di ulang lagi tetep aja ada yang protes..

    gk siap2 kalau gtu maslhnya…

    MAU LULUS???? MAKANYA BELAJAR !!

Leave a Reply

Switch to our mobile site