Pengerukan pasir skala besar di sungai Tanjung perlu ditinjau
WASPADA ONLINE
LIMAPULUH - Aktivitas pengerukan pasir berskala besar berlangsung di Sungai Tanjung, Desa Kuala Indah, Kec. Seisuka, Kab. Batubara yang berdampak terhadap lingkungan sekitar tanpa pernah mendapat tindakan tegas dari Pemkab Batubara.
“Jika ini terus dibiarkan akan berdampak terhadap kerusakan ekosistem dan sanitasi lingkungan. Tidak ada jalan lain kecuali menghentikan kegiatan,” sebut anggota DPRD Batubara, Al-As’ari, dan Erwan Indra Koto kepada Waspada, tadi malam.
Mereka mengatakan itu menanggapi berlangsungnya pengerukan pasir berskala besar mengunakan alat berat di Sungai Tanjung atau disebut dengan Sungai Besar.
Anggota dewan ini mengaku tidak mengetahui apakah pengoperasian pengalian itu mempunyai izin atau memberi manfaat bagi Pemkab Batubara dalam memperoleh masukan konstribusi melalui galian C.
“Walau ada izin sekalipun jika pengoperasiannya berdampak terhadap kerusakan ekosistem dan lingkungan patut ditinjau kembali. Bila perlu mencabut izin operasi dan pelakunya dituntut ke jalur hukum,” sebut Al-As’ari anggota dewan dari FPPP..
Erwan menambahkan, pengerukan juga berdampak terhadap kerusakan pondasi jembatan dan sewaktu-waktu bisa ambruk bila terus dibiarkan. Bahkan aktivitas pengerukan itu sudah berlangsung lama mengunakan alat berat pada kedalaman air sungai mencapai ribuan meter kubik pasir setiap hari berhasil dikeruk.
(dat04/waspada)
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=47338:pengerukan-pasir-skala-besar-di-sungai-tanjung-perlu-ditinjau&catid=15:sumut&Itemid=28

ERA BOR Jasa Pembuatan Sumur Bor. Solusi Air Bersih, air kuning, air bau, air kotor, air kering, air keruh. Untuk Industri maupun Rumah Tangga. Hubungi: 081263497942
___________________________________
Spesialis Konstruksi Baja Ringan
Kami menerima pemasangan rangka atap baja ringan dengan harga kompetitif. (Sumut-Aceh-Riau-Sumbar-Jambi-Bengkulu-Palembang-Lampung) Hubungi : Danil (081370959533)
___________________________________













Jefri said:
jangan demi kepentingan segelintir orang, lingkungan jadi berantakan. sudahlah……..! Jangan perparah lagi kerusakan alam dan lingkungan kita ini, sebab kelak kita/masyarakat juga yang akan terkena dampaknya.