Korban Datang, Wabup Batubara Sembunyi

Sep 3rd, 2009 by BatubaraNews | 1

*khairul indra
MedanBisnis - Limapuluh
Suasana mirip penyanderaan dialami Wakil Bupati Batubara, Gong Matua Siregar. Sekitar 6 jam lamanya, Wabup mengunci diri di ruang kerjanya. Pasalnya, Krisman Sagala, warga Kabupaten Simalungun yang selama ini mengaku ditipu oleh Gong sebesar 200 juta rupiah, mendatangi Kantor Bupati Batubara, untuk menuntut pertanggungjawaban.
Parahnya, adik perempuan korban yang turut menemami bahkan mengancam akan melakukan tindakan lebih agresif jika Wabup tidak bersedia menemui keduanya.
Suasana sempat geger, apalagi sejumlah orang terus berdatangan hingga menjelang petang.
“Kami sudah berupaya mempertemukan antara Krisman dan Wakil Bupati, tapi tidak berhasil,” kata Humas Pemkab Batubara, Efrianis kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (1/9).
Ia mengungkapkan, upaya memfasilitasi pertemuan antara dua pihak yang tengah bertikai tersebut agar masalah yang terjadi memperoleh titik temu.
Efrianis menyebutkan, surat pengaduan resmi telah dilayangkan kepada Bupati Batubara dan Ketua DPRD, Krisman yang menyerahkan uang karena tergiur dapat jatah proyek tersebut, juga telah menyampaikan pengaduan langsung kepada Kepolisian Sektor Limapuluh.
Kapolsek setempat, T Butar-butar, yang belakangan hadir ditempat itu dan menenangkan situasi mengakui hal tersebut.
“Ya, surat pengaduannya sudah disampaikan oleh korban,” jelasnya.
Selanjutnya, ia juga meminta masyarakat luas untuk tetap tenang dalam menyikapi persoalan yang kian menghebohkan, tidak hanya secara lokal, tapi juga mendapat perhatian luas, khususnya di Sumatera Utara.
Tapi dalam kesempatan itu, Kapolsek mendukung agar etika tetap dijaga dalam proses penyelesaian, sehingga tindakan kekerasan yang berbentuk anarkis dapat dihindari. “Bagaimanapun Wakil Bupati itu pejabat pemerintahan, kita harus menghormati posisinya. Biarkan hukum yang akan menentukan,” ujarnya.
Terkait dengan persoalan dugaan kriminalitas yang dihadapi salah satu pucuk pimpinan eksekutif itu, Ketua Komisi A DPRD Batubara, Sahari mengakui adanya surat pengaduan yang disampaikan korban.
“Kami di Komisi sedang mencermati masalah yang disampaikan,” tegasnya di Kantor Dewan. Namun, ia belum mau memberikan keterangan lebih lanjut dengan proses pembahasan, termasuk tentang kemungkinan adanya rencana legislatif untuk memanggil Gong Matua secepatnya.
“Belum sampai kesana yang dibahas,” aku Sahari. Tapi ia berjanji akan segera memberikan keterangan kepada media massa secara luas setelah melakukan kajian rinci. “Itu merupakan bentuk transparansi” jelasnya.
Sementara itu, Gong Matua yang sempat diwawancarai MedanBisnis di ruang kerjanya, menyebut bahwa dirinya secara pribadi setuju jika masalah yang dihadapinya juga turut ditangani pihak DPRD.
Ia juga percaya, bahwa dewan setempat masih dapat berlaku objektif. “Saya setuju saja, tapi jangan sampai berat sebelah atau atas dasar suka atau tidak suka,” tandas Gong.

http://www.medanbisnisonline.com/2009/09/02/terkait-kasus-dugaan-penipuankorban-datang-wabup-batubara-sembunyi/

  • Share/Bookmark

One Comment on “Korban Datang, Wabup Batubara Sembunyi”


  1. Andrean said:

    Aduh…ya ampun…bagaimana batubara kita ini mau maju..kalau pemimpinnya aja seperti itu..tidak bertanggung jawab seperti itu..kalau memang salah akui lah.tapi kalau memang merasa tidak bersalah.maka berlakulah layaknya seprti seorang lelaki pak..dan untuk bapak-bapak bertanggung jawab untuk menyelesaikan atau memediasikan maslah tolong dong pak di selesaikan maslah ini,karna ini demi kemajuan batubara kita tercinta..akhir kata…HIDUP BATUBARA..MAJU BATUBARA..JAYA BATUBARA

Leave a Reply

Switch to our mobile site