Pemkab Distribusikan Kompor & Tabung Elpiji

Oct 11th, 2009 by BatubaraNews | 2

BATU BARA-METRO; Pemkab Batu Bara mendistribusikan seperangkat kompor dan tabung elpiji isi 3 kilogram berikut aksesorinya secara simbolis kepada masyarakat, Senin (5/10) di lapangan Kantor Bupati Batu Bara. Pendistribusian tersebut sebagai subsidi konversi minyak tanah kepada elpiji.

Menurut Bupati OK Arya Zulkarnain SH MM, luas Kabupaten Batu Bara sekitar 92.220 hektare dengan jumlah penduduk 370.731 jiwa dan jumlah rumah tangga sebanyak 82.158 rumah tangga yang terdiri dari berbagian macam etnis.

“Untuk itu diharapkan agar pendistribusian ini berjalan baik. Saya minta pihak PT Surveyor Indonesia Cabang Medan agar bekerja sama dengan unsur pemerintah setempat serta masyarakat. Kepada semua pihak khususnya para camat, kepala desa/lurah agar benar-benar membantu dan memfasilitasi agar tujuan pendistribusian sampai pada sasaran,” harap OK Arya.

Sementara kepada masyarakat penerima, OK Arya meminta agar benar-benar mempergunakannya dengan sebaik-baiknya. “Jangan ada yang memperjualbelikan karena program pemerintah ini bermaksud mensejahterakan masyarakat Indonesia khususnya warga Batu Bara,” tuturnya.

Bupati juga berharap agar masyarakat yang selama ini agen atau pangkalan minyak tanah beralih menjadi agen elpiji. “Agar proses isi ulang juga tetap terpenuhi di Kabupaten Batu Bara, maka Pekmab Batu Bara melalui kantor pelayanan perizinan satu atap akan memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengurusi izin sesuai ketentuan berlaku,” sebut Bupati

M Jon, warga Kecamatan Tanjung Tiram kepada METRO, Selasa (6/10) mengatakan, pendistribusian tabung elpiji untuk mengganti minyak tanah sampai saat ini belum dilakukan di masyarakat Tanjung Tiram. Sementara warga telah lama didata oleh pihak yang berkompoten. (ch)

http://metrosiantar.com/BATUBARA/Pemkab_Distribusikan_Kompor_Tabung_Elpiji_

  • Share/Bookmark

2 Comments on “Pemkab Distribusikan Kompor & Tabung Elpiji”


  1. kariadi said:

    dari informasi yang ada di lapangan (Kab.Batubara), mengapa warga yang didata di pungut biaya ? Rp. 5000 s/d Rp. 1000 / KK padahal ini kan program pemerintah yang di GRATISKAN ?
    ……”karena program pemerintah ini bermaksud mensejahterakan masyarakat Indonesia khususnya warga Batu Bara,” tuturnya”
    YANG ADA HANYA MENSEJAHTERAKAN SEGELINTIR ORG-2 YANG MENCARI KEUNTUNGAN……..he.e.e.e.


  2. Guntur said:

    Setuju Pak!!

Leave a Reply

Switch to our mobile site