Kisruh CPNS - Posko Terima 20 Pengaduan

Nov 28th, 2009 by BatubaraNews | 5

Proses seleksi Calon Penerimaan Negeri Sipil (CPNS) di Sumut, kisruh. Ini terbukti dari banyaknya pengaduan yang diterima posko pengaduan yang dibuka Fraksi PKS DPRD Sumut. Tercatat, hingga  Jumat (27/11), setidaknya ada 20-an pengaduan diterima dari berbagai daerah. Oleh karena itu persoalan ini harus segera diselesaikan.
Demikian dikatakan Ketua Fraksi Keadilan Sejahetra DPRD Sumut, Timbas Tarigan, kemarin via seluler. Pengaduan terbanyak datang dari Kabupaten Batubara, dengan  nomor ujian yang tidak keluar. Sehingga peserta gagal untuk mengikuti seleksi CPNS dan kekuarangan soal ujian.
Kemudian Binjai, dari daerah ini pengaduan yang diterima posko, adanya pengawas yang membantu peserta dalam menjawab soal ujian. Selain itu masih ada  masalah dari Kabupaten Karo,  peserta ujian yang menggunakan jilbab di berkas lamarannya, tidak diproses.
Banyaknya permasalahan yang terjadi saat perekrutan CPNS 2009 ini, harus menjadi bahan koreksi dan evaluasi bagi pemerintah untuk tahun berikutnya. “Persoalan yang muncul ini, harus segera diselesaikan. Pemerintah harus bertanggung jawab,” tukasnya.
Khusus proses seleksi di Kabupaten Karo, lanjut Timbas, pelamar  yang mengenakan jilbab tidak lolos berkas ini menjadi tanda tanya. Pasalnya, dari semua daerah di Indonesia yang menyelenggarakan ujian, hanya kabupaten tersebut yang tidak dibenarkan menggunakan jilbab.
“Apa tindakan Pemprovsu pada Bupatinya. Karena secara nasional tidak ada larangan. Hanya Karo saja, ada apa. Apa ada unsur Sara?,”tanya Timbas.
Secara terpisah,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi pemerintah provinsi Sumatera Utara, Eddy Sofyan mengatakan Pemprovsu menyesalkan kejadian kekisruhan pelaksanaan CPNS TA 2009 di Sumut. Terutama kekisruhan yang terulang,  kembali dalam proses penerimaan CPNS khususnya di Kabupaten Batubara.
Pemprovsu lanjutnya, nantinya akan mempertanyakan langsung perihal keterlambatan pelaksanaan ujian CPNS di Kabupaten Batubara, termasuk alasan keluarnya desakan agar pelaksanaan ujian diulang kembali.
Eddy Sofyan menyatakan kejadian rusuh yang terjadi di Batubara adalah yang kedua setelah tahun sebelumnya masyarakat di sana juga mengajukan protes atas kelulusan CPNS yang bukan berasal dari warga setempat.

Eddy sendiri mengaku tidak mengetahui persis kerusuhan yang sempat mewarnai ujian CPNS (25/11) kemarin, di Batubara yang terlambat dua jam dari yang dijadwalkan jam 9 pagi. “Seharusnya, nggak boleh, demikian larangan di Karo, itu Sara,” kata Eddy. LEDI | GLOBAL | MEDAN

Dari : http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=26251:kisruh-cpns-posko-terima-20-pengaduan&catid=25:metro&Itemid=53

  • Share/Bookmark

5 Comments on “Kisruh CPNS - Posko Terima 20 Pengaduan”


  1. hanna said:

    Kepada BKD Batubara,
    Tolong ditempilkan di web ini pengumuman yang lulus ujian CPNS pada tanggal 25 Nop 2009 yang lalu.
    Mohon agar ditampilkan hasil ujian agar kita bisa melihat nilai dan kemampuan kita, apakah memang seleksinya bersih atau formalitas aja????
    Trims


  2. irfan said:

    iya Pak Bupati, kalo situs pemkab belum ada, kenapa tidak dipakai situs ini untuk pengumumannya. Kan milik Batubara juga…?


  3. jhoni said:

    siapa yang mau lulus…
    s1 - 120jt
    d3 - 90jt
    smk - 60jt
    ini lah yang dilakukan para pegawai2 yang ada di batu bara guna mencari uang sampingan.


  4. hendra said:

    dkasih kesempatan ribut,
    gak ada ribut juga, introspeksi diri lah..! apa yg udah kita perbuat untuk kabupaten kita!!


  5. angga said:

    kapan berita kelulusannya pak???

Leave a Reply

Switch to our mobile site