Kapoltabes : Unjuk Rasa “Hari Anti Korupsi Se-Dunia” di Medan Aman

Dec 10th, 2009 by BatubaraNews | 1

Medan,

Ratusan massa dari berbagai elemen berkumpul di kawasan bundaran Majestik dalam aksi Hari Anti Korupsi se-Dunia, Rabu (9/12).

Ribuan massa dari berbagai elemen sejak pagi hingga malam menggelar aksi unjukrasa memperingati Hari Anti Korupsi Dunia setiap 9 Desember.

Aksi diawali dengan titik kumpul di Bundara Majestik, Jalan Gatot Subroto Medan, selanjutnya mereka menggelar orasi dan berpencar ke sejumlah instansi untuk menyampaikan aspirasi.

Pantauan di Bundara Majestik, ribuan massa sejak pagi sekira pukul 10.00 WIB sudah mulai berkumpul di antaranya terlihat massa, Keluarga Besar Supir dan Pemilik Kendaraan (KESPER), massa gerakan mahasiswa dan pemuda anti korupsi yang tergabung dalam HMI Komisariat FISIP USU, HMI Komusiariat Hukum USU, HMI Komisariat PAAP USU, Miskin Kota The Bamboes, FLMPI, GSM Sumut.

Massa lain yang terus berdatangan dari Persatuan Mahassiwa Islam Indonesia (PMII), massa Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Sumut, dan ribuan massa lainnya.

Puluhan massa sebagian juga berunjukrasa di depan Kantor Walikota Medan, puluhan mahasiswa menamakan diri Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (HIMMAH) menyampaikan tuntutan terkait pemberantasan korupsi.

Hingga malam aksi juga berlanjut yang dilakukan Koalisi Masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi (KAMPAK) Sumut di depan Kantor Pos Medan.

Dalam aksinya mereka menyatakan sikap yang isinya, dana Bank Century harus dikembalikan dan aktor utama di balik mega korupsi tersebut dihukum seberat-beratnya.

Ketua Umum ‘CICAK’ (Cintai Indonesia Cintai Anti Korupsi) Sumut, M Yusuf Pasaribu mengharapkan, pemerintah segera mengembalikan dana nasabah Bank Century.

“Bank Century telah ‘merampok’ uang rakyat yang menjadi nasabahnya, karena itu harus ada sanksi hukum kepada manajemen bank dan pihak terkait dalam pengambilan kebijakan bail out,” kata M Yusuf, Selasa (8/12).

Sepi

Meskipun di beberapa daerah peringatan hari anti korupsi se dunia diperingati diwarnai dengan melakukan aksi unjukrasa, namun kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (9/12) sepi dari massa pengunjukrasa.

Pantauan Analisa di kantor gubernur hingga pukul 17.00 WIB tidak ada dari elemen masyarakat maupun mahasiswa melakukan unjukrasa memperingati hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada hari itu.

Begitu juga dengan petugas Satpol PP kantor Gubsu yang bertugas di pintu gerbang masuk kantor Gubsu aktifitasnya seperti biasa tidak ada perubahan seperti penambahan petugas untuk mengantisipasi hal hal tidak diingini kalau ada unjukrasa. Aktifitas para PNS kantor Gubsu juga berjalan normal.

Namun kendaraan yang biasanya banyak parkir di halaman bagian depan kantor tersebut hari itu tidak ada, mungkin telah diperingatkan petugas satpol PP Pemprovsu untuk mengantisipasi kalau datang pengunjukrasa. Sedangkan jalan Diponegoro tepatnya depan kantor Gubsu juga berjalan lancar.

Meskipun dalam memperingati hari anti korupsi tersebut aksi unjukrasa tidak sampai ke kantor Gubsu petugas kepolisian tetap berjaga jaga di kantor pemerintah itu dengan menurunkan satu unit mobil rantis Polisi.

Bukan hanya petugas dari kepolisian yang ikut “mengamankan” kantor Gubernur Sumut itu juga terlihat satu unit mobil pemadam kebakaran beserta beberapa orang petugasnya “nongkrong” di halaman depan kantor Gubsu.

Begitu juga dengan beberapa wartawan unit kantor Gubsu bertanya tanya antara sesama wartawan. Karena berdasarkan informasi menyatakan massa pengunjukrasa akan datang ke kantor Gubsu sekitar pukul 13.00 WIB namun hingga sore hari tidak juga ada, akhirnya wartawan membubarkan diri.

Komit

Sementara di DPRD Sumut menyikapi aspirasi pengunjuk rasa Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Enda Mora Lubis didampingi anggota komisi A lainnya Sony Firdaus, Marahalim Harahap menyatakan, dewan tetap komit dan mendukung pemberantasan korupsi. Menurutnya bila ingin memberantas prilaku korupsi, seluruh masyarakat harus komitmen mulai dari sendiri.

Sementara Sonny Firdaus menambahkan, korupsi di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan dan perlu penanganan serius. Karena itu, sudah sewajarnya seluruh masyarakat Indonesia menyatakan perang terhadap prilaku korupsi.

Medan Aman

Di tempat terpisah, pihak kepolisian menyatakan unjuk rasa dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia di kota Medan dan sekitarnya berlangsung aman dan tertib.

“Semuanya berjalan dengan aman dan tertib,” kata Kapoltabes Medan, Kombes Pol Imam Margono yang dihubungi di Medan, Rabu. Imam mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan di kota Medan juga tidak ada diwarnai tindakan anarkis dari masyarakat yang mengikuti kegiatan itu. “Tingkat kesadaran warga Medan cukup tinggi,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengerahkan 800 personel Poltabes Medan untuk mengamankan aksi unjuk rasa Hari Antikorupsi Sedunia tersebut.

Poltabes Medan masih akan mengerahkan jumlah personel itu pada Kamis (10/12) karena ada elemen masyarakat yang berencana akan berunjuk rasa lagi.

Pihaknya tetap mengimbau agar pengunjuk rasa tetap berlaku tertib, damai dan saling menghormati.

Pengunjuk rasa juga diimbau untuk tidak menggangu kenyamanan pengguna jalan, katanya. Pernyataan serupa juga disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Baharudin Djafar yang mengatakan unjuk rasa di daerah itu berjalan aman dan tertib.

Berdasarkan pantauan Antara di Medan, sedikitnya ada tiga lokasi yang menjadi tujuan pengunjuk rasa dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia itu.

Ketiga lokasi itu adalah Bundaran Majestik di Jalan Gatot Subroto Medan, gedung DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan dan gedung DPRD Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis. (sug/ir/maf/di/ant) Dari : http://analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=37306:kapoltabes-unjuk-rasa-hari-anti-korupsi-se-dunia-di-medan-aman&catid=31:umum&Itemid=143

  • Share/Bookmark

One Comment on “Kapoltabes : Unjuk Rasa “Hari Anti Korupsi Se-Dunia” di Medan Aman”


  1. Cara Membuat Blog said:

    Korupsi pada saat sekarang sudah seperti wabah yang menyerang hampir seluruh negara. Suatu hal yang sangat memprihatinkan. Tidak salah rasanya, ketika salah satu badan dunia menetapkan hari anti korupsi sedunia.

    Mudah-mudahan kita bisa memaknainya lebih dari sekedar seremonial yang hanya berakhir pada hari itu. Kampanye anti korupsi harus selalu kita tanamkan dan gelorakan sepanjang masa, dengan dimulai dari diri sendiri tentunya.
    Cara Membuat Blog

Leave a Reply

Switch to our mobile site