Songket Batubara Go International

Dec 20th, 2009 by BatubaraNews | 3

Medan - Kerajinan songket asal Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), ternyata tak hanya digemari konsumen di dalam negeri tetapi juga dari mancanegara, terutama yang masyarakatnya memiliki kultur Melayu.
Hj Ratna (50), salah seorang perajin songket Batubara di Medan, Selasa (8/12), mengatakan, dewasa ini perhatian masyarakat terhadap aneka kerajinan tradisional semakin meningkat seiring semakin gencarnya upaya pemerintah melestarikannya.
“Salah satunya yang dewasa ini cukup ‘naik daun’ adalah Songket Batubara. Malaysia, Singapura dan Brunai Darusalam adalah beberapa negara yang cukup banyak permintaannya atas kain songket itu, “ katanya.
Bahkan, kata dia, yang lebih prestisius dalam beberapa tahun belakangan ini, Kerajaan Malaka, Malaysia, telah menggunakan Songket Batubara sebagai pakaian kebesaran kerajaan. Hal itu bermula dari sayembara yang diselenggarakan Kerajaan Malaka pada 2006 untuk mencari produk songket yang akan dijadikan pakaian kebesaran kerajaan.
Saat itu ada lima daerah yang dipilih untuk mengikuti sayembara, yakni Aceh, Sambas, Pekanbaru, Batubara dan Palembang dan akhirnya Songket Batubara terpilih sebagai satu-satunya yang akan digunakan sebagai pakaian kebesaran. “Tahun 2008 Kerajaan Melaka memesan ke kita sebanyak 150 potong kain songket dan tahun 2009 naik menjadi 200 potong. Setiap helainya dihargai Rp2 juta hingga Rp4 juta tergantung motif dan jenisnya,” ujarnya.
Selain memenuhi permintaan dari luar negeri, sebutnya, pesanan juga banyak datang dari beberapa daerah di Indonesia seperti dari Aceh dan Pekanbaru. “Tidak banyak memang, rata-rata perbulan hanya tiga atau empat kodi saja. Tetapi cukup lumayan,” katanya.
Tokoh Melayu, Fadlin Muhammad Djafar, mengatakan, saat ini yang paling utama adalah bagaimana agar promosi Songket Batubara semakin gencar dilakukan baik melalui pameran-pameran maupun kegiatan lainnya. “Dewasa ini Kabupaten Batubara telah menjadikan songket itu sebagai cenderamata khas bagi tamu-tamu yang berkunjung ke Batubara,” katanya. (ant) dari : http://www.medanbisnisonline.com/2009/12/09/songket-batubara-go-international/

  • Share/Bookmark

3 Comments on “Songket Batubara Go International”


  1. Hendra Putra L Arch said:

    Bagus sekali. Ini yg ditunggu masyarakat batu-bara khususnya pengrajin tenun songket.
    Sudah langka sekali masyarakat yg berprofesi sebagai penenun.
    Ditambah lagi kebijakan pemerintah daerah belum berpihak pada industri rumahan ini. Atau hasil yang diterima perajin tidak sesuai dengan modal yg dikeluarkan.
    Kito tunggu bilo bekombangnyo


  2. tengku arie said:

    LANJUTKAN ……


  3. Melayu NUsantara1 said:

    Assalamu alaikum wr,wb..

    Salam semenanjung melayu….

    dukung songket Batubara go internasional

    Salam

Leave a Reply

Switch to our mobile site