Batubara Diarahkan Jadi Pusat Industri Kerajinan
Limapuluh - Kabupaten Batubara akan diarahkan untuk menjadi pusat industri kerajinan terbesar di Sumatera Utara. Untuk mencapai target itu, Pemkab Batubara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, akan mengambil sejumlah langkah penting, di antaranya menggalakkan sistem mekanisasi produksi. Sejumlah tenaga ahli juga akan didatangkan dari daerah yang terlebih dahulu maju di bidang kerajinan rakyat, untuk mendukung kemampuan teknis perajin di daerah ini.
“Untuk merealisasikan hal ini, kita akan melakukan kerja sama dengan pihak swasta. Memorandum of Understanding/MoU akan segera dibuat untuk mendukung dan memajukan produksi kerajinan rakyat di Batubara”. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batubara, Aguslan SE, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (30/12).
MoU itu, menurutnya, akan diupayakan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan seminar sehari yang memfokuskan pada potensi unggulan yang ada di kabupaten baru ini. “Saya melihat minat pihak swasta sebenarnya cukup besar, ini yang akan terus kita rangsang” ungkap Kadisperindag lagi.
Sebelumnya, rencana untuk menjadi sentra industri kecil berbasis kerajinan rakyat dengan didukung oleh pihak swasta, khususnya perusahaan besar, dicuatkan oleh Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain menjelang pelaksanaan seminar sehari tentang potensi unggulan Batubara yang telah digelar kemarin. Ia malah menyebutkan, paling tidak, pada masa mendatang pihak swasta akan mengambil bagian lebih dari 75% dalam peningkatan produktifitas warga, yang sejalan dengan langkah menumbuhkembangkan perekonomian rakyat.
Sedangkan sebagai pendukung, menurut bupati, Pemkab bersama DPRD telah menyiapkan perangkat hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) sebagai landasan. Selain itu, dukungan lainnya juga melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Batubara 2010-2030 yang telah rampung. RTRW tersebut, diharapkan akan dapat dimanfaatkan sebagai acuan keikutsertaan pihak swasta lokal, regional, bahkan internasional dalam pembangunan Kabupaten Batubara.
Begitupun, dinilainya, konsentrasi peningkatan produktifitas oleh swasta itu, harus lebih diarahkan pada kawasan pesisir. Alasannya, masyarakat pantai relatif lebih miskin dibanding masyarakat Batubara lainnya, yang bermukim pada sekitar dua pertiga luas wilayah.
“Tapi yang mendesak untuk segera direalisasikan adalah penyerapan produk lokal oleh sejumlah perusahaan besar yang ada. Karenanya kita berharap perusahaan-perusahaan ini bisa lebih mengutamakan membeli produk lokal untuk memenuhi kebutuhan karyawannya dan juga perusahaan. Dan kita juga akan terus dorong Perindagkop dan UKM serta SKPD lainnya untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap UKM yang ada di daerah ini,” tegas bupati. *khairul indra http://www.medanbisnisonline.com/2009/12/31/batubara-diarahkan-jadi-pusat-industri-kerajinan/

ERA BOR Jasa Pembuatan Sumur Bor. Solusi Air Bersih, air kuning, air bau, air kotor, air kering, air keruh. Untuk Industri maupun Rumah Tangga. Hubungi: 081263497942
___________________________________
Spesialis Konstruksi Baja Ringan
Kami menerima pemasangan rangka atap baja ringan dengan harga kompetitif. (Sumut-Aceh-Riau-Sumbar-Jambi-Bengkulu-Palembang-Lampung) Hubungi : Danil (081370959533)
___________________________________













TOROP MARCOPOLO said:
apo iyo….? yang sudah jelas ajalah yang dibolo jgn yg bolom ado di ado-adokan…yg jelas batu baro sudah ado pertanian dan perikanan juga peternakan, yah ini ajolah yg di bolo lagi biar tambah mantab dan lebih UNGGUL. usahakan pupuk yang murah juga mudah di dapat, usaha perikanan yng lebih baik. Nah malah di bidang ini tdak ada payung hukumnya????.
para pejabat lebih ngertilah dlm hal ini. bukanya pemerintah pusat sudah menganggarkan DANA KREDIT UNTUK PETANI, PETERNAK, NELAYAN milyaran rupiah? dalam kaitannya untuk peningkatan SWASEMBADA PANGAN, DAGING DAN ENERGY ? yah diarahkan dong warga B.Baro untuk mendapat akses dana tersebut…..kalo bapak2 pejabat gak mempu….cari aja yg mampu. He.e.e.e
uden said:
tapi ini kan proyek baru bang… bakal bnyk can ni…
Yusnan said:
Betul dan setuju Usulan dan Saran dri Bpk. TOROP MARCOPOLO, Mungkinsaat ini haruas ada memang pengembangan tetapi bukan pengembangan buat subjektif tapi bagai mana cara pengembangan tersebut merata, tunjukan bahwa TUPOKSI itu ada sehingga Bpk. Bekerja juga ada panutanya, kalau bekerja berdasarkan petunjuk pasti ada hasil yg di capai pak, kalau ada hasil-nya disitulah kami melihat bapak itu bekereja atau tidak kalaupun bekerja untuk siapa dan hasilnya mana?
Jangan meng Expos bahwasanya aka ada proyek baru dan bakal banyak Can ni….
Sekarang apa yg sudah bpk berikan untuk batubara ini?