BNN Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Sabu Asal Malaysia di Batu Bara

Sebagian barang bukti 10 Kg sabu-sabu yang diamankan BNN di perairan Pagurawan, Batu Bara, Sumut. (suheri/medansatu.com)

Sebagian barang bukti 10 Kg sabu-sabu yang diamankan BNN di perairan Pagurawan, Batu Bara, Sumut. (suheri/medansatu.com)

Batu Bara – Penyelundupan sabu-sabu seberat 10 Kg asal Malaysia digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polres Batu Bara di perairan Pagurawan, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut), Rabu petang (15/4/2015) sekira pukul 17.00 WIB.

Selain mengamankan 10 Kg sabu, petugas juga menangkap tiga orang tersangka dan menyita Kapal Motor (KM) Rizki I sebagai barang bukti. Begitu ditangkap ketiga tersangka dan barang bukti dibawa ke Pelabuhan Dirjen Perhubungan Laut di Desa Nenas Siam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.

Tiga tersangka yang berhasil ditangkap BNN di bawah pimpinan AKP Suyoko itu adalah Ardiansyah Ginting alias Rian (25), anak buah kapal (ABK), warga Jalan Asoka, Kota Tanjung Balai, Royadi (35), ABK warga Dusun IV, Kecamatan Air Joman, Asahan, dan Heri Platino (30), nakhoda warga Jalan Bambang Sagara, Kota Tanjung Balai.

Informasi diperoleh medansatu.com, ketiga tersangka membawa barang haram itu dari Port Klang, Malaysia, menuju Kota Tanjung Balai menggunakan KM Rizki I. Namun kapal tersebut nyasar ke perairan Pagurawan, Batu Bara.

Petugas BNN yang telah mendapat informasi tentang penyelundupan sabu-sabu itu langsung menuju lokasi KM Rizki I. Saat digeledah, petugas menemukan sabu-sabu seberat 10 Kg dan dua kotak rokok yang diduga keras narkotika jenis baru.

“BNN tadi telah membawa ketiga tersangka berikut barang bukti ke Medan. Para tersangka sudah dipantau BNN selama dua bulan,” kata Kapolres Batu Bara, AKBP Japerson Parningotan Sinaga SIK. (herdiansyah talib)

[medansatu]

Mari berkomentar dengan santun !