BWI Batubara Garap Wakaf Produktif Umat

bwiKetua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Alasari mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya untuk menggarap potensi wakaf umat. Rencananya, asset wakaf yang masuk dalam inventarisasi akan dikelola menjadi usaha produktif yang berguna bagi kemaslahatan umat.

Dari data, ada 500 persil tanah yang diwakafkan. Dan itu dibuatkan sertifikatnya” kata Alasari

Untuk tujuan produktif, menurut dia, yang potensial untuk dikelola adalah wakaf dari sejumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi diwilayah tersebut.

“Itu lahan HGU kan dapat (sebagian) jadi wakaf. Itu yang kan kita upayakan” kata dia. Selama ini, menurut mantan anggora DPRD itu, oleh masyarakat Wakaf hanya diketahui untuk fasilitas keagamaan semacam rumah ibadah dan perkuburan. Padahal wakaf juga menyimpan potensi ekonomi yang relatif besar.

Untuk memuluskan keinginan itu, BWI kata Alasari akan menggandeng sejumlah unsur yang terkait, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Batubara dan Kantor Kementerain Agama setempat. “Ini semua untuk kepentingan ummat” sebut dia.

Sayangnya ia tidak menjelaskan secara lebih rinci perihal strategi penyaluran dari profit pengelolaan wakaf produktif oleh BWI tersebut.

Badan Wakaf Indonesia secara eksis di Batubara sejak kepergurusan organisasi itu mengadakan pelantikan resmi di Airputih pada awal Februari 2015 lalu. ****khairul indra [beritabuana]

Mari berkomentar dengan santun !