Inalum Bantu Pembibitan Mangrove

SERAHKAN Manager Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum diwakili Junior Manager, Ganda Sukmana menyerahkan bantuan nursery dan pembibitan mangrove di kawasan hutan mangrove Desa Gambus Laut, baru-baru ini. (MedanBisnis/ist)

SERAHKAN Manager Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum diwakili Junior Manager, Ganda Sukmana menyerahkan bantuan nursery dan pembibitan mangrove di kawasan hutan mangrove Desa Gambus Laut, baru-baru ini. (MedanBisnis/ist)

Kuala Tanjung. PT Inalum (Persero) bekerja sama dengan pemerintah desa dan Kelompok Tani Cinta Mangrove Desa Gambus Laut membangun satu unit nursery (bangunan untuk pembibitan mangrove) di Desa Gambus Laut. Acara serah terima bantuan bangunan Nursery dan pembibitan mangrove dilaksanakan di kawasan hutan mangrove Desa Gambus Laut, baru-baru ini.
Acara serah terima dilaksanakan 18 Februari lalu dihadiri Dinas Pendidikan dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Batubara, serta dari pihak Pemerintah Desa Gambus Laut dan masyarakat sekitar.

Dinas Kehutanan dan Perkebunan Batubara diwakili oleh Faisal mengucapkan apresiasinya kepada PT Inalum. Apa yang dilakukan Inalum meringankan tugas dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan dalam pelestarian dan menjaga lingkungan khususnya di Batubara.

“Kawasan konservasi hutan mangrove di Desa Gambus Laut nantinya akan semakin dikembangkan dengan pembangunan-pembangunan fasilitas pendukung. Semua berkat peran serta pemerintah desa dan masyarakat Gambus Laut sehingga kawasan konservasi hutan mangrove ini terus berjalan hingga saat ini,” katanya, Selasa (24/2).

Sementara, Manager Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Arfan Iqbal Harahap yang diwakili Ganda Sukmana selaku Junior Manajer menyampaikan bantuan nursery dan pembibitan mangrove ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat, di bidang fasilitas umum sekaligus di bidang lingkungan untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup.

“Dengan adanya fasilitas nursery pembibitan mangrove ini, kita harap dapat membantu pelestarian hutan mangrove. Serta dapat dipromosikan menjadi sentra pengetahuan mangrove bagi masyarakat,” kata Ganda. (ril/diur) [MedanBisnis]

Mari berkomentar dengan santun !