Majalah Amerika : Demonstrasi Kemarin Merupakan Aksi Terbesar Melawan As-Sisi

Aksi anti kudeta militer di Mesir. (Islammemo.cc)

Aksi anti kudeta militer di Mesir. (Islammemo.cc)

Kairo. Majalah Foreign Policy terbitan Amerika menyebutkan bahwa demonstrasi di Mesir yang dipelopori oleh Aliansi Nasional Pendukung Legitimasi dan front Salafi pada hari Jumat (28/11/2014) merupakan aksi terbesar yang dihadapi rezim kudeta Abdul Fatah As-Sisi.

Majalah tersebut menuliskan, sejak awal aksi, aparat diwanti-wanti untuk tidak menggunakan kekuatan mematikan dalam menghadapi para demonstran, karena hal tersebut dinilai hanya akan memperburuk kondisi Mesir. Sikap anarkis seperti ini menurut menurut majalah ini justru akan mempertajam jurang perpecahan antara pemerintahan militer sekuler yang memimpin Mesir sekarang dengan kubu Islamis.

Dilain sisi, menurut majalah terbitan Amerika tersebut, demonstrasi 28 November ini memberikan isyarat bahwa Washington telah gagal dalam mendukung rezim As-Sisi untuk menciptakan rasa aman dari perlawanan yang diberikan oleh kubu oposisi.

Mustofa Badri, anggota Salafi  yang menggagas aksi ini mengatakan, dirinya mendapatkan orang-orang Kristen yang turun ke jalan menyambut seruan aksi ini, hal tersebut menunjukkan bahwa intifadhah bukan hanya meletus karena isu agama namun juga tidak menutup kemungkinan dari kelompok lain yang menentang rezim kudeta. Hal ini sekaligus menunjukkan, perlawanan terhadap rezim kudeta dilakukan seluruh lapisan masyarakat yang ada di Mesir. (msy/imo/dakwatuna)

Redaktur: Muhammad Syarief

Mari berkomentar dengan santun !