Pasca Vonis Mati Mursi, Ikhwanul Muslimin Janjikan Ledakan Revolusi Hingga 3 Juli

Muhammad Mursi, presiden Mesir yang dikudeta militer. (islammemo.cc)

Muhammad Mursi, presiden Mesir yang dikudeta militer. (islammemo.cc)

Kairo. Jamaah Ikhwanul Muslimin, beserta sayap politiknya, Partai Kebebasan dan Keadilan dan Aliansi pro-Legitimasi menolak keras keputusan dari pengadilan kudeta Mesir terhadap 126 dari petinggi Ikhwanul Muslimin dan anti kudeta yang akan keputusannya akan dirujuk ke Mufti Mesir.

Menanggapi keputusan pengadilan lalim ini, pihak anti kudeta akan melakukan gerak cepat bersama rakyat Mesir yang siap berjuang menyelamatkan masa depan negara yang semakin suram di bawah rezim kudeta.

Seperti yang dilansir situs felesteen, Sabtu (16/5/2015) Aliansi pro-Legitimasi melalui press rilisnya mengatakan, rakyat Mesir akan melanjutkan perjuangan mereka, menyatukan barisan dan berpartisipasi dalam gelombang revolusi yang akan berlangsung hingga tanggal 3 Juli mendatang, hari dimana militer melakukan kudeta terhadap presiden Mursi dua tahun lalu. Slogan yang mereka angkat adalah “Kemenangan dan qishash untuk menjatuhkan para pengkhianat yang telah merampas kekuasaan.”

Aliansi anti kudeta ini kemudian juga berjanji akan terus menggelar aksinya hingga rezim kudeta tumbang, lalu mengadili mereka karena selama ini telah berkhianat terhadap rakyat Mesir dengan menjadi mata-mata bagi penjajah Israel. (msy/fps/dakwatuna)

Mari berkomentar dengan santun !