PM Malaysia Terima Anugerah Pemimin Pengembangan Keuangan Islam Global

Lulu Group yang berkantor pusat di UAE akan membuka 12 hypermarket halal di Malaysia secara bertahap dengan investasi sekitar US $ 30 -US $ 40 juta

PM Najib Tun Razak saat menerima penghargaan

PM Najib Tun Razak saat menerima penghargaan

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mendapatkan anugerah penghargaan ‘Kepemimpinan Islam Global’ karena usahanya membantu mengembangkan lanskap keuangan Islam global.

Najib Razak yang juga Menteri Keuangan adalah penerima penghargaan bergengsi itu dari Pendiri Penghargaan Keuangan Islam Global (GIFA), Profesor Dr Humayon Dar pada tahun ini.

Najib berada di Dubai dalam rangka kunjungan kerja tiga hari bersamaan dengan Forum Ekonomi Islam Sedunia (WIEF) Ke-10 yang berakhir pada Kamis kemarin.

“Dunia Islam mengakui Malaysia sebagai pelopor dan pemimpin dunia dalam pengembangan keuangan Islam. “Mereka meminta kita membantu dalam pelatihan,” katanya dikutip Kantor Berita Bernama.

Najib mengambil kesempatan itu untuk mempromosikan keuangan Islam Malaysia meskipun masyarakat telah mengetahui bahwa pasar sukuk negara itu merupakan yang terbesar di dunia.

Najib menjelaskan pada forum itu bahwa dalam paruh pertama 2014, Malaysia menyumbang 63 persen dari jumlah penerbitan sukuk global dan tetap menjadi satu-satunya pasar yang memiliki sukuk global senilai lebih US $ 100 miliar.

Pembina Yayasan WIEF itu membuat rekomendasi tersebut saat memberi ucapan kepada sekitar 2.700 orang yang menghadiri upacara pembukaan forum itu.

Sebelumnya, pada acara yang pernah diselenggarakan di Jakarta 10 tahun yang lalu hanya dihadiri sekitar 400 orang.

Forum kali ini dihadiri sembilan pemimpin, 12 menteri, empat gubernur bank sentral, 181 penggiat utama dan delegasi dari lebih 100 negara.

Najib mengungkapkan bahwa Korea Selatan telah melahirkan keinginan untuk menganjurkan WIEF edisi ke-13 setelah Malaysia tahun depan dan Indonesia tahun 2016.

Elemen lain keberhasilan WIEF kemungkinan adalah keterbukaan WIEF ke negara Islam yang kecil dan miskin, katanya.

Forum tahun ini juga dihadiri oleh Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao dan Wakil Presiden Seychelles Danny Faure.

WIEF juga memberi penekanan dalam mengembangkan tiga elemen dasar – wanita, pemuda dan pendidikan – bagi pertumbuhan ekonomi setiap negara.

Dekade berikutnya, ia mengatakan waqaf, halal dan keseluruhan kegiatan ekonomi Islam harus menjadi agenda utama.

“Satu tim petugas khusus untuk waqf akan didirikan. Diskusi akan diadakan dan keputusannya akan diusulkan kepada WIEF,” katanya.

Sebelum bertemu dengan panel penasihat internasional WIEF dan mitra strategis WIEF, Najib juga meluncurkan zilzar.com, perdagangan halal pertama di dunia dengan platform informasi, konten, komunitas, dan jual-beli B2B dan B2C global untuk komunitas gaya hidup Muslim.

“Zilzar.com dapat menjadi seperti sama seperti Alibaba di pasar China, untuk pasar Islam yang bernilai US $ 2,5 triliun,” katanya saat peluncuran.

Perdagangan bilateral antara Malaysia dan UEA pada 2013 sebesar US $ 8.81 miliar, peningkatan 11,7 persen dari 2012 sedangkan jumlah ekspor meningkat menjadi US $ 4.02 miliar, dan impor mencapai US $ 4.78 miliar.

Dia juga menjalin kerjasama dengan perusahaan UEA, di antaranya, Aabar Investments PJS dengan 1MDB dalam proyek Tun Razak Exchange yang bernilai US $ 5,5 miliar.

Kerjasama lain termasuk Oilfields Supply Center Ltd, yang bekerjasama dengan Johor Corp untuk mengembangkan Pelabuhan Tanjung Langsat, proyek yang diperkirakan menyaksikan investasi sebesar lebih US $ 300 juta.

Lulu Group yang berkantor pusat di UAE akan membuka 12 hypermarket halal di Malaysia secara bertahap dengan investasi awal bagi setiap supermarket berjumlah sekitar US $ 30 juta sampai US $ 40 juta.

Najib juga menyaksikan pertukaran 12 nota kesepahaman (MOU), termasuk antara Securities and Commodities Authority UEA dengan Perbadanan Pembangunan Industri Sekuritas Malaysia.

MOU lain adalah antara United Malayan Land Bhd dan Medini Iskandar Malaysia sempena selesainya pembelian sewa oleh United Malaysia yang dibeli di Daerah Bisnis (Zona B) Medini Iskandar Malaysia.

WIEF diselenggarakan oleh Yayasan WIEF secara kerjasama dengan Dubai Chamber of Commerce and Industry.*

Rep: Panji Islam

Editor:

Hidayatullah.com

Mari berkomentar dengan santun !