PNS RSUD Batubara Diamankan

Transaksi Narkoba

narkoba kilas5Batubara, (Analisa). Polres Batubara menangkap enam orang diduga terlibat pesta narkoba. Dari enam pelaku, polisi baru menetapkan tiga ter­sangka, satu diantaranya merupakan pega­wai negeri sipil (PNS) aktif di RSUD Ba­tubara.

Kasat Narkoba Polres Batu­bara AKP Edison Siagian saat dikonfirmasi Analisa, Kamis (3/12) membenarkan, telah me­nga­mankan PNS di RSUD Batubara berinisial RAS (31) warga Dusun 3, Desa Pahlawan, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Ba­tubara. RAS berperan sebagai peran­tara, ujar Kasat.

Direktur RSUD Batubara Khairil Pohan saat dikonfirmasi mengaku tidak me­nge­tahui anak buahnya yang ditangkap Polres Batubara terkait narkoba. ” Saya tidak tahu, belum ada laporan”, ujarnya.

Sementara tiga lainnya, H, E, dan I, masih dalam penye­lidikan Sat Res Narkoba Polres Batubara. Tiga tersangka terse­but masing-masing, S(38) warga Huta V, Desa Bandar Manis, Kecamatan Pematang Bandar, Ka­bupaten Simalungun, RAS (31) warga Du­sun III, Desa Pahlawan, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara. Dan BJ(36) warga Dusun I, Jln Protokol, Desa Sei Bam­ban, Kecamatan Sei Bamban, Kabu­paten Serdang Bedagai.

Sedangkan RAS yang bekerja sebagai perawat di RSUD Kabupaten Batubara dite­tapkan sebagai pencari orang untuk pembeli sabu.

Dari tangan tiga tersangka polisi menyita barang bukti satu buah plastik klip ukuran sedang berisikan narkotika jenis sabu, di­bungkus plastik hitam, satu buah guci tempat penyimpan sabu yang berisi satu paket sabu ukuran sedang dalam plastik,  dengan total keseluruhan berat paket 20 gram.

Kapolres Batubara AKBP M Agung Su­yono SiK melalui Kasat Narkoba AKP Edi­son Siagian SH didampingi KBO Ipda R Sipayung, Rabu (2/12) menjelaskan, pe­nangkapan ini bermula saat polisi menda­patkan informasi adanya transaksi narkoba disalah satu rumah di Dusun III, Desa Pah­lawan, Kecamatan Tanjung Tiram. Setelah itu petugas melakukan penyelidikan dan memastikan tempat dimaksud  berhasil me­nangkap para pelaku.

KBO Narkoba Ipda R Sipayung juga menga­takan, dalam pengamanan tersebut ada enam orang yang diamankan, namun tiga di antaranya tidak terbukti.

Guna pempertanggung jawabkan per­buatan­nya ketiga pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2, Pasal 123 ayat 1 sub 112 ayat 2 un­­dang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ap)

Mari berkomentar dengan santun !