PT Inalum Sumbang Mesin Giling Padi untuk Petani

bantuan Deputy GM Inalum Djoko Laksono menyerahkan bantuan berupa mesin giling kepada kelompok tani di Batubara.(medanbisnis/ist)

bantuan Deputy GM Inalum Djoko Laksono menyerahkan bantuan berupa mesin giling kepada kelompok tani di Batubara.(medanbisnis/ist)

Kuala Tanjung. Untuk kali kedua, PT Inalum (Persero) menyumbang sebuah kendaraan berfasilitas mesin pemecah kulit dan polisher kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Batubara.
Penyerahan dilakukan di halaman rumah Ketua Kelompok Tani Makmur, Simodong Faisal Amin. Dinas Pertanian Batubara bersama-sama dengan anggota kelompok tani bersemangat untuk menguji coba mesin giling padi bergerak terbaru itu.

Kendaraan ini dirakit dan dikerjakan oleh salah satu anggota kelompok tani di Tanjung Kubah binaan Dinas Pertanian Batubara.

Bantuan t langsung diserahkan Deputy General Manager Departemen Umum & CSR PT Inalum, W Djoko Laksono didampingi CSR Officer, M Iqbal kepada Dinas Pertanian Batubara. Selanjutnya mesin tersebut diserahkan kepada Kelompok Tani Makmur – Simodong.

Djoko dalam sambutannya meminta agar bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas kelompok tani sembari menghemat ongkos serta menciptakan mesin-mesin baru untuk peningkatan aktivitas pertanian di Kabupaten Batu Bara. Manajer Pemberdayaan Masyarakat, Arfan Iqbal Harahap, CSRS ketika dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa bantuan ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah bantuan mesin giling bergerak pertama yang diberikan 2013 lalu, masih dapat terus beroperasi dan dipelihara oleh kelompok petani secara bersama-sama untuk meningkatkan produksi dan aktivitas pertanian,” kata Arfan. Bantuan Inalum tersebut sesuai dengan kebutuhan para petani.

“Keberadaan kendaraan ini sangat berarti bagi kami. Kami akan segera berdiskusi guna menentukan tarif sewa kendaraan ini bagi anggota kelompok tani sendiri serta kelompok lainnya untuk keperluan perawatan secara bersama-sama,” timpal Faisal Amin. (rel/diur)(medanbisnis)

Mari berkomentar dengan santun !