Resolusi 2015, Stop Merokok!

Theguardian

Theguardian

London – Kampanye stop merokok, baik rokok batangan maupun lintingan tembakau, terus digalakkan pemerintah Inggris untuk menekan angka perokok.

Melansir theguardian, Kampanye baru oleh Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) memperingatkan perokok atas berbagai macam kerusakan yang disebabkan oleh kebiasaan buruk mereka. Sebuah film pendek dan iklan billboard akan menunjukkan kerusakan pada otak, tulang, otot, gigi dan mata yang diakibatkan oleh rokok.

Perokok saat ini berisiko 59% terkena penyakit Alzheimer dan 53% menderita gangguan kognitif, demikian menurut PHE. Tidak hanya itu, mereka juga berisiko 79% terkena sakit punggung kronis, 25% peningkatan risiko patah tulang dan 40% mengalami gangguan pinggul. Selain itu juga kebiasaan merokok meningkatkan risiko yang berkaitan dengan usia degenerasi makula dan katarak.

“Banyak orang keliru bahwa lebih aman untuk merokok lintingan tembakau, tetapi mereka salah, itu tidak aman. Tidak ada tembakau yang aman. Setiap gram tembakau itu sama berbahayanya dengan rokok biasa,” urai Profesor Dame Sally Davies, selaku pejabat dinas kesehatan.

“Ini adalah kampanye ketiga. Yang pertama adalah tentang kanker, yang kedua adalah tentang serangan jantung dan stroke, dan ini adalah tentang pembusukan tubuh akibat tembakau. Kami telah mengevaluasi dua kampanye lain dan mereka memiliki dampak nyata pada masyarakat,” jelasnya.

Kebiasaan merokok masih merupakan penyebab kematian dini di negara itu, menewaskan hampir 80.000 orang per tahun di Inggris. Satu dari setiap dua perokok akan mati lebih cepat akibat penyakit yang berhubungan dengan merokok.

“Setiap batang rokok membuat Anda membusuk dari dalam maupun luar” demikian isi tagline kampanye ini.

“Januari ini adalah saat tepat ketika banyak orang membuat resolusi tahun baru untuk meningkatkan kesehatan mereka dan mencoba berhenti merokok. Jutaan orang telah menggunakan dukungan smokefree dan kami berharap bahwa tahun ini akan lebih banyak lagi orang yang mengambil kesempatan ini,” urainya. (INILAHCOM)

Mari berkomentar dengan santun !