Ketua Mabmi Batubara Santuni Ruswiyah Penderita Kangker Payudara

  • Whatsapp
Ketua Mabmi Batubara M.Syafi'i didampingi pengurus Mabmi lainnya memberikan santunan tali asih saat membesuk penderita kanker di Desa Guntung Kecamatan Limapuluh Pesisir, pada Jum'at lalu. (foto:BNews.com/BN)

BBNews-Batubara-Sebagai bentuk kepedulian sosial terjadap sesama, ketua Majelis Adat Budaya Melayu (Mabmi) Kabupaten Batubara M.Syafi’i membesuk Ruswiyah (38) warga Dusun III Desa Guntung Kecamatan Limapuluh Pesisir pada Jum’at lalu.

Syafi’i yang juga ketua DPRD Batubara itu tampak hadir bersama Sekretaris Mabmi Sayahril, bendahara Sriwahyuni dan wakil ketua Basri terlihat memberikan motivasi dan semangat kepada Ruswiyah yang merupakan ibu dua anak yang menderita kangker payudara.

Pada kesempatan itu, Syafi’i atas nama pengurus Mabmi menyerahkan sejumlah bantuan untuk biaya berobat serta membantu biaya kehidupannya sehari-hari.

Syafi’i berharap, dengan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban serta mempermudah proses pengobatan secara Medis sehingga dapat kembali pulih dan beraktivitas sebagaimana biasanya.

Ruswiyah kepada batubaranews.com Jum’at (03/07/2020) mengaku selama ini terpaksa menyembunyikan penyakit yang dideritanya lantaran merasa malu, selain itu dia juga mengaku tak bisa berobat secara medis lantaran tak punya biaya.

Selama ini hanya berobat dengan tabib serta rutin meminum ramuan tradisional, puncaknya pada 27 Ramadhan 2020 lalu akhirnya pecah dan mengeluarkan bau yang tak sedap”, katanya.

Ruswiyah sendiri mengaku menolak untuk menjalani operasi sebab berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter bedah,  mengatakan bahwa tindakan pembedahan tak menjamin bisa mengangkat semua sel-sel kanker, harus ada tindakan lanjutan dengan kemoterapy, tuturnya.

Wanita paruh baya itu juga menyampaika terima kasih atas kunjungan sekaligus bantuan yang diberikan pengurus Mabmi Batubara itu sambil sesekali terlihat menyeka air matanya.

Sementara Bendahara Mabmi Batubara Sriwahyuni yang juga anggota DPRD Batubara itu terlihat turut memberikan motivasi dan semangat kepada Ruswiyah.

Ibu harus semangat dan yakin akan sembuh seperti sediakala, jangan putus asa teruslah berobat, dan tidak perlu malu, sebab penyakit kanker bukanlah kutukan yang harus disembunyikan, melainkan ujian yang harus dijalani dengan kesabaran”, katanya. (*)

Editor: Admin
Penulis : BN